Wednesday, September 9, 2009

aku ini dusta

bapak,
akankah kau maafkan?
atau kau akan malu aku adalah anakmu?
kejujuran yang kau ajarkan
telah membusuk di ujung lidahku
karma yang kau ceritakan
dia akan menimpaku

aku ini sampah
ibu,
akankah kau ampuni?
atau kau akan jijik melihatku lagi?
kesetiaan yang kau ajarkan
telah berjamur di sudut hatiku
ketegaran yang kau tanamkan
dia telah meninggalkanku

aku tersungkur di hadapan kalian
membawa air mata merendam kaki kita
tapi bagaimana aku harus bercerita kenapa?
darah yang lambah-lambah ini
adalah hasil perbuatanku sendiri
tapi bagaimana aku berharap kalian iba?

sakit ini mulai tak tertanggungkan
beban ini mulai tak tertahankan
tapi bagaimana aku berani teriakkan nama kalian untuk kuatkan
sedang aku lah penjahat yang sedang terazab?

bapak
ibu
dengan penuh rasa malu
masih kuberanikan diri
memohon
basuhlah aku.


*belum lagi idul fitri*

Tuesday, September 8, 2009

lebah-lebah di sekelilingku....

mendengung mengitari
aku tak peduli

kuharapkan cintamu
bagai bunga yang kering mengharap turunnya hujan....
kupercaya janjimu
seperti kupercaya terbitnya matahari esok pagi....


aku tak butuh lebah, semut, kumbang, kupu-kupu
dandelion hanya butuh sendiri
menanti hembusan angin
untuk sempurnakan kesenyapan
dan membawa keping-keping cinta
terbang menyebar merambah penjuru rasa....

Monday, September 7, 2009

duh duh dug dug dug...

apakah ini sudah maghrib, hingga aku dengar bedug?

duh duh dug dug dug
pasti bukan bedug maghrib, ini lebih riuh

duh duh dug dug dug
apakah ini sudah lebaran?

duh duh dug dug dug
dadaku penuh bedug.

Saturday, August 29, 2009

mulut-mulut terkunci

benak-benak memendam rahasia
hati-hati memendam rasa

....

aku dicacah
ditusuk
dirajam
dihempas

....

mata-mata menangis
hati-hati menjerit

....

benak-benak berdalih
mulut-mulut berdusta

Wednesday, August 26, 2009

gesekan

itu
membuat
panas
dan
bisa
membakar

begitulah orang jaman dulu membuat api
menggesekkan kayu di batu bersebelah daun kering

begitulah orang masa kini memantik api
menggesek kepala batang korek ke pinggir kotaknya

begitulah para perokok memercik api
menjentik percik berhembus gas

...

gesekan
itu
panas
dan
bisa
membakar

begitulah engkau dan aku
bergesek kulit kita dan kita menjadi panas

...

menghindar
atau terbakar...

Sunday, August 16, 2009

untuk dia....

Yang padanya selamanya aku tak bisa membunuh rasa
Yang padanya selamanya aku tak bisa menumbuhkan benci
Yang padanya selamanya aku akan menanti semua janji

Sunday, August 9, 2009

kalau kamu baik hati....

pinjami aku mata, karena aku telah buta
pinjami aku kuping, karena aku telah tuli
pinjami aku kata, karena aku telah bisu
....
pinjami aku hati, karena punyaku remuk.