Showing posts with label sakit. Show all posts
Showing posts with label sakit. Show all posts

Thursday, March 4, 2010

khayalan romantis

jam berdetak menunggu

kereta melaju

mata menerawang ke ujung rel di batas cakrawala
mencari titik yang akan menjelma kereta

mata terpejam membiar pemandangan berlari di luar jendela
hingga melamban dan berhenti di stasiun


peluit menjerit
rem berderit
aku berdiri di kursi peron
kau berdiri di pintu gerbong
….
….
….

Friday, January 22, 2010

Oh aku tertawa terpingkal....

Memegang perut yg menjadi sakit dan kaku
Mataku berair, hingga mengalir
Mencoba bicara tapi tersengal
Berguling
Menungging
Terjungkal

Thursday, January 21, 2010

bola kertas di sudut ruangan

dari surat cinta yang urung
dan diremas dengan gemas

yang dimulai dengan putih
dan wangi
dan senyum
dan debar halus

seperti kata-kata telah tertulis sebelumnya
seperti tak akan pernah habis

lalu getar mengacau larik
lalu basah oleh keringat
lalu kusut dalam genggaman terlampau kencang

aku mulai mengeja kembali
kata-kata yang berceceran di kaki meja
kupunguti
tapi sepertinya ada yang menggelinding entah ke mana

....

cukupkah jika lantas kukirim secarik kertas bergambar hati
dan smiley?

PS: I love you

Saturday, January 2, 2010

it's you I wanna be with

I am lonely and it's you I wanna be with
you can't be here though it's you I wanna be with
I meet people but it's you I wanna be with
I kill time hanging around but it's you I wanna be with
you're with some one else but it's you I wanna be with
you don't give a damn though it's you I wanna be with
....
so I break down 'cause it's you I wanna be with

Tuesday, December 1, 2009

membuka satu satunya pintu

yang aku tahu


berharap menemukanmu
tapi aku bertemu
dinding batu

....

mengetuk satu-satunya jendela
yang ada

berharap kau buka
karena aku tak punya
kuncinya.

Saturday, November 28, 2009

jangan....

jangan di depan toko
jangan di halte bis
jangan di samping pasar
jangan di pangkalan taksi
jangan di pom bensin
jangan di bawah pohon randu
jangan di jembatan
jangan di warung kopi

jangan temui aku.

Tuesday, September 22, 2009

Kau kecup keningku....

Aku menangis
Kukecup pipimu
Aku menangis
Kau acak rambutku
Aku menangis
Kuacak rambutmu
Aku menangis
Kau kecup bibirku
Aku menangis
Kupagut bibirmu
Aku menangis
Kau lumat aku
Aku menangis
Kugigit engkau
Aku menangis
Kau usap punggungku
Aku menangis
Kucengkeram lenganmu
Aku menangis
Kau remas ....
Aku menangis
Kugenggam....
Aku menangis
Kau....
Aku menangis
Aku....
Aku menangis
....
Aku menangis
....
Aku menangis
Aku menangis
Aku menangis


220909

Wednesday, September 9, 2009

aku ini dusta

bapak,
akankah kau maafkan?
atau kau akan malu aku adalah anakmu?
kejujuran yang kau ajarkan
telah membusuk di ujung lidahku
karma yang kau ceritakan
dia akan menimpaku

aku ini sampah
ibu,
akankah kau ampuni?
atau kau akan jijik melihatku lagi?
kesetiaan yang kau ajarkan
telah berjamur di sudut hatiku
ketegaran yang kau tanamkan
dia telah meninggalkanku

aku tersungkur di hadapan kalian
membawa air mata merendam kaki kita
tapi bagaimana aku harus bercerita kenapa?
darah yang lambah-lambah ini
adalah hasil perbuatanku sendiri
tapi bagaimana aku berharap kalian iba?

sakit ini mulai tak tertanggungkan
beban ini mulai tak tertahankan
tapi bagaimana aku berani teriakkan nama kalian untuk kuatkan
sedang aku lah penjahat yang sedang terazab?

bapak
ibu
dengan penuh rasa malu
masih kuberanikan diri
memohon
basuhlah aku.


*belum lagi idul fitri*

Saturday, August 29, 2009

mulut-mulut terkunci

benak-benak memendam rahasia
hati-hati memendam rasa

....

aku dicacah
ditusuk
dirajam
dihempas

....

mata-mata menangis
hati-hati menjerit

....

benak-benak berdalih
mulut-mulut berdusta

Sunday, August 9, 2009

kalau kamu baik hati....

pinjami aku mata, karena aku telah buta
pinjami aku kuping, karena aku telah tuli
pinjami aku kata, karena aku telah bisu
....
pinjami aku hati, karena punyaku remuk.

Saturday, August 8, 2009

I desperately need

a new life.





for this weeks sundayscribbling's prompt: new

Thursday, August 6, 2009

aku adalah lukisan cat air....

bukan cat poster
bukan cat minyak
bukan cat acrilyc


maka tak akan bisa kau timpakan warna terang
di atas hitam atau biru tua
melainkan ia tenggelam bersama mereka....

Wednesday, July 15, 2009

kasih tahu aku....

bagaimana caranya menghapus dirimu?

karena sudah kusetip sampai habis sebatang
dan tangan ini panas memegang
masih ada

lalu kukerik dengan silet
sampai tanganku baret-baret
tidak mempan

kucoba pakai re-type
sampai habis sebotol
tak tertutup

kupakai paint remover
kugosok banter
tetap saja

....

haruskah kupotong di mana tempat kau tertulis
lalu membuangnya ke ujung dunia?
karena itu sama saja
membuang sebagian dari diriku.

Saturday, June 27, 2009

hatiku sudah tidak putih suci lagi

berkarat di sana sini
memudar kilaunya
menjadi kusam

lalu kutumpahkan darah
yang kuteteskan dari jantungku
melaburnya dengan warna merah
rata
dan kukilapkan dengan sisa sisa
air mata bercampur cinta dosa

....

aku siap berkendara lagi
sendiri

Saturday, June 20, 2009

kau ke manakan kata-kata

kau ke manakan janji
kau ke manakan harapan
kau ke manakan mimpi
kau ke manakan angan
kau ke manakan pedih
kau ke manakan indah
kau ke manakan kenangan
kau ke manakan pelukan
kau ke manakan rayuan
kau ke manakan ciuman
kau ke manakan cumbu
kau ke manakan desah
kau ke manakan sentuhan
....
kau ke manakan aku?

Saturday, June 13, 2009

aku tidak bisa menyakitinya sedikit pun...,

oh?
dan kau tidak peduli sudah menyakitiku 'banyak'?
oh yeah, memangnya siapa aku?
seorang bernilai, kau kata?
yang seiring waktu semakin bernilai....
yang membuatmu ikhlas memberi,
dan ingin memberi lebih banyak lagi?
....
mungkin ada tanda kurung yang tak terbaca olehku
...,
seorang bernilai (buruk)
yang seiring waktu semakin bernilai (hina)....
yang membuatmu ikhlas memberi (siksa),
dan ingin memberi lebih banyak lagi (sakit).

Saturday, June 6, 2009

kalau kau datang....

jangan lupa bawakan klewang
aku mau minta tolong
agar leherku kau potong
karena aku sudah bunuh diri berkali-kali
tapi tak kunjung mati....

Wednesday, June 3, 2009

untuk para bunglon pejantan....

aku mengagumi lidahmu
yang menuturkan keindahan
melantunkan sejuta pujian
memikat erat seperti pulut melekat
....
aku mengagumi lidahmu
yang menjilat lembut mengetuk bibirku
lalu liar menjelajah di rongga mulutku
dan membalurkan ludah ke sekujur tubuhku
....
aku mengagumi lidahmu
yang berkilah berputar kata
membalik janji tak bermakna
menusuk jiwa merobek rasa
....
aku mengagumi lidahmu
yang melontarkan ludah ke wajahku
persis setelah kau habisi suci
seolah aku lah noda
....
dan selamat,
kau tetap suci di mata dunia.

Friday, May 22, 2009

pak, matikan radionya....

aku tidak tahan
mengingatkanku pada seseorang
yang melumpuhkanku dengan janji-janji
lalu seenak udelnya pergi

pak, tolong jangan disetel lagi
aku tidak kuat
mengingatkanku pada seseorang
yang menipuku habis-habisan
lalu minggat setelah peroleh yang dia inginkan

....

pak, tutup telinga njenengan
karena aku mau teriak sekuat tenaga
meskipun dia tidak akan mendengar
tidak pula akan dia kembalikan yang telah dia ambil
dan tidak menyembuhkan luka yang dia tinggalkan
tapi pak
dia sungguh seorang

BAJINGAAAAAANNNN!!!!!!

Monday, May 18, 2009

kau dexter si pembunuh tak bernurani....

yang mengiris pendengaranku dalam aku masih hidup
hingga kurasa pedih mendengarmu -- lalu hilang

yang mencungkil pandanganku dalam aku masih bernafas
hingga kurasa perih melihatmu -- lalu lenyap

yang memotong tanganku dalam nadi masih berdenyut
hingga kurasa sakit meraihmu -- pun tak sampai

yang memenggal kakiku dalam langkah masih terayun
hingga kurasa siksa menujumu -- lalu berhenti

yang menusuk jantungku dalam ia masih berdetak
hingga kurasa ngilu tak lagi bermakna -- lalu mati rasa

....

tanpa cipratan darah
hingga tak orang akan menyangka
kau pelakunya.